preloader

Content Marketing: Definisi, Manfaat, dan Panduan Melakukannya

Content Marketing- Definisi, Manfaat, dan Panduan Melakukannya

Era digital menuntut pemasar dan pemilik bisnis untuk menguasai content marketing sebagai salah satu strategi utama. Sesuai namanya, strategi ini mengandalkan konten untuk menarik perhatian calon konsumen atau pelanggan. Pastikan Anda menguasai seluk-beluknya agar bisa menerapkannya secara efektif dan menghadapi persaingan.

Definisi Content Marketing

Content marketing adalah kegiatan pemasaran yang melibatkan proses perencanaan, pembuatan, penyebaran, hingga promosi konten demi menarik perhatian subjek pasar. Tidak seperti metode promosi tradisional di mana tujuan utamanya adalah “menyuruh” orang membeli, content marketing lebih berfokus pada memberi informasi serta menarik perhatian sebelum menawarkan produk.

Perbedaan utama antara pemasaran tradisional dan yang berbasis konten terdapat pada fokus tujuannya. Pemasaran tradisional hanya berusaha mendorong pembelian, tetapi pemasaran berbasis konten bertujuan memberi informasi, menambah wawasan calon konsumen, hingga memantik emosi.

Tren pemasaran berbasis konten masih cukup kuat dan mengalami peningkatan. Statistik oleh Smart Insights menunjukkan peningkatan signifikan dalam jumlah responden pemasar B2B sepanjang 2018 hingga 2020; masing-masing di angka 37, 39, dan 41 persen. Sementara itu, studi terbaru oleh Semrush menunjukkan bahwa 84 persen perusahaan yang disurvei menggunakan content marketing pada tahun 2020, naik dari 77 persen pada tahun 2019.

Melihat semakin meningkatnya tren internasional ini, Anda tidak perlu berpikir panjang untuk menjadikan pemasaran berbasis konten sebagai salah satu strategi.

Manfaat Content Marketing

Karakteristik pemasaran berbasis konten menawarkan berbagai manfaat untuk kegiatan bisnis atau promosi Anda. Berikut beberapa manfaat content marketing sebagai pertimbangan untuk mencobanya.

Meningkatkan Popularitas Situs dan Jumlah Kunjungan

Google memberi perhatian lebih pada situs dengan konten berkualitas. Jika konten Anda menarik perhatian pembaca atau memberi mereka jawaban yang diinginkan, Google akan menempatkan situs produk Anda pada peringkat atas di halaman hasil pencarian (SERP). Konten bermutu juga membantu meningkatkan jumlah kunjungan lewat kata kunci dan tautan dari sumber tepercaya (backlink).

Meningkatkan Tingkat Kepercayaan Konsumen

Konsumen masa kini kebanyakan bersifat kritis. Banyak yang melakukan “riset” mendalam atau membandingkan berbagai produk serupa sebelum membeli. Mempromosikan produk atau layanan dengan konten berkualitas akan membuat mereka lebih percaya pada Anda. Hal ini sesuai dengan prinsip E-A-T milik Google: Expertise, Authority, Trust. Semakin tepercaya Anda, semakin besar kemungkinan menarik konsumen.

Menonjolkan Karakteristik Produk

Memasang nama dan foto produk di iklan statis berbeda dengan membuat konten tentangnya. Konten seperti artikel, video, atau infografik akan lebih menonjolkan karakteristik serta nilai-nilai produk. Hal ini akan membuat produk terlihat lebih menarik sekaligus mampu menarik target pasar.

Lebih Mudah Memperkenalkan Produk Baru

Bayangkan Anda menjual barang atau layanan yang memiliki banyak saingan. Bagaimana caranya agar calon konsumen memperhatikan Anda? Konten yang menarik bisa menjadi kunci. Konten yang berkualitas bisa menarik perhatian, menciptakan obrolan di ranah media sosial, dan membuat orang mengetahui keistimewaan produk Anda, bahkan sebelum berjualan secara terang-terangan.

Bisa Menciptakan Koneksi dengan Konsumen

Konsumen masa kini senang membeli produk yang memiliki semacam “koneksi” dengan mereka. Anda bisa menciptakan koneksi tersebut dengan membuat konten yang menyentuh, mengaspirasi, membangkitkan emosi positif, dan memberi inspirasi atau pengakuan terhadap konsumen.

Mudah Menciptakan Loyalitas terhadap Merek

Loyalitas terhadap merek memberi produsen keuntungan jangka panjang. Konsumen lama akan terus kembali dan bahkan memengaruhi orang lain untuk ikut membelinya. Konten dengan “kepribadian” menarik, misalnya yang memiliki akun media sosial humoris atau iklan video kreatif, lebih mudah membuat konsumen “ingat” terhadap merek dan menimbulkan loyalitas.

Jenis Content Marketing

“Konten” dalam pemasaran berbasis konten merujuk pada bentuk media penyampaian pesan atau materi promosi. Saat ini, Anda bisa menemukan beragam jenis content marketing berdasarkan bentuk media penyampaiannya. Inilah beberapa yang paling populer.

Pemasaran lewat Media Sosial

Pemasaran lewat media sosial kini menjadi salah satu investasi besar berbagai perusahaan dan pemilik bisnis. Jumlah pengguna media sosial, perangkat mobile, serta jangkauan internet yang bertambah membuat semakin banyak orang bebas menggunakan medsos kapan saja. Kampanye iklan lewat media sosial pun berpotensi menjangkau lebih banyak calon konsumen atau pelanggan.

Pemasaran lewat Blog

Blog masih menjadi primadona pemasaran berbasis konten walau mereka termasuk pilihan “klasik.” Konten blog bisa menambah wawasan pembaca sekaligus mengajukan argumen kuat mengapa mereka harus mencoba suatu produk atau layanan. Format blog membuat penulisnya mudah menjelajahi sisi kreatif dan bisnis ketika mempromosikan sesuatu.

Pemasaran lewat Video

Video memadukan unsur audio dan visual sehingga berpotensi menarik lebih banyak orang. YouTube dan media sosial berbasis video, misalnya Tik-Tok dan fitur video pada Instagram atau Facebook, cukup efektif untuk menarik perhatian, terutama jika ingin mempromosikan produk baru.

Pemasaran lewat Infografik

Infografik menyajikan informasi dan data dalam bentuk visual yang menarik sekaligus mudah dimengerti. Formatnya biasanya menggunakan grafik, ilustrasi penting, serta kata-kata yang relatif pendek tetapi mudah dipahami. Anda bisa menggunakan medium ini sebagai sarana menjelaskan hal yang rumit secara mudah, misalnya terkait asal-usul atau alasan mengapa produk Anda bagus.

Pemasaran lewat Testimonial dan Ulasan

Testimonial dan ulasan adalah konten organik yang berasal dari konsumen. Anda bisa mengemasnya untuk membuat merek produk Anda lebih menarik sekaligus otentik. Jenis content marketing ini biasanya digunakan oleh produk niche atau yang memiliki target konsumen khusus, misalnya sepatu lari, produk vegan, kosmetik lokal, dan sebagainya. Ulasan atau testimonial menarik bisa ditayangkan dalam bentuk postingan media sosial, video, atau artikel.

Pemasaran lewat Studi Kasus

Studi kasus, riset, atau laporan menunjukkan keseriusan suatu produk dalam meningkatkan kualitas hidup konsumennya. Hasil studi bisa dipajang dalam bentuk grafik atau diagram yang menarik plus keterangan rinci tetapi mudah dicerna. Studi kasus memberi calon konsumen gambaran tentang “perjalanan” suatu produk dalam mengubah hidup konsumen lain seiring waktu, mulai dari saat diperkenalkan hingga perkembangannya.

Pemasaran lewat E-book

E-book untuk pemasaran pada dasarnya merupakan artikel atau konten blog, tetapi lebih panjang. Anda membuat bacaan yang memberi informasi pada konsumen, membuat mereka lebih yakin bahwa produk Anda memang dibutuhkan. Atau, Anda bisa mengajak konsumen mempelajari sesuatu yang bermanfaat, di mana produk Anda merupakan instrumen utamanya.

Contoh materi e-book untuk pemasaran adalah resep mudah untuk mempromosikan alat masak atau bahan makanan, strategi pemasaran untuk menjual paket konsultasi, atau tips belajar alat musik untuk memasarkan kursus daring. Anda bisa memasarkan apa saja menggunakan e-book asalkan konsumen bisa mendapatkan informasi dan manfaat dari produk.

Konten dari Pengguna (User-generated Content)

Pernah melihat akun resmi seperti Netflix Indonesia mengepos komentar pengikut mereka di Twitter? Ini adalah contoh konten yang berasal dari pengguna (user-generated content). Pemilik akun Twitter Netflix menggunakan komentar dan interaksi dengan pengguna Twitter sebagai bahan konten dengan fungsi RT dan QRT. Konten semacam ini tidak hanya otentik, tetapi juga membangun koneksi lebih erat dengan konsumen lama maupun baru.

Pemasaran lewat Influencers

Pemasaran ini modelnya mirip seperti media sosial, tetapi menggunakan jasa influencers. Mereka adalah orang-orang yang aktif di media sosial dan mengunggah iklan Anda bisa mendongkrak lalu-lintas pengunjung. Anda bisa memilih influencers yang gaya postingannya sesuai dengan tema produk Anda.

Pemasaran lewat Whitepapers

Whitepapers adalah bentuk lain konten panjang, tetapi tidak sama dengan e-book. Format whitepapers terlihat lebih resmi karena isinya padat oleh data dan informasi. Gaya bahasanya juga lebih formal, tidak seperti e-book yang bisa ditulis dengan bahasa semi-formal atau kasual sesuai sifat pembacanya. Konten ini memberi informasi detail pada pembaca terkait problem, proyeksi, atau kebutuhan tertentu, dan menjadikan merek yang dipasarkan sebagai solusi.

Pemasaran lewat Materi Instruksi (How-to)

Pernahkah Anda melihat artikel blog atau video yang memberi langkah-langkah untuk melakukan informasi? Konten semacam ini merupakan materi instruksi (how-to) dan bertujuan untuk memberi informasi praktis pada calon konsumen. Jenis ini biasanya populer untuk memasarkan lembaga pendidikan atau pelatihan, program komputer, hingga produk pembersih rumah.

Mengapa Content Marketing Penting?

Content marketing bukan satu-satunya metode pemasaran yang tersedia, tetapi ada alasan mengapa metode ini dianggap penting. Karena menekankan pada kualitas materi dan pesan, pemasaran berbasis konten cocok sebagai metode promosi jangka panjang. Anda menghadirkan informasi terkait produk dengan cara yang menarik serta relevan, sesuatu yang sulit tercapai jika hanya mengandalkan metode promosi konvensional.

Pemasaran berbasis konten juga penting karena hal ini telah menjadi “new normal” di kalangan konsumen. Masyarakat masa kini cenderung tertarik pada merek atau produk yang sukses menarik perhatian dan menimbulkan emosi positif. Metode pemasaran tradisional yang hanya mengandalkan promosi akan kalah dengan yang memicu minat membeli secara lebih intim dan menarik.

Akhirnya, pemasaran berbasis konten membuat Anda lebih mudah menarik konsumen yang menganggap merek atau produk tertentu sebagai bagian dari gaya hidup. Perusahaan besar seperti Nike, Fenty Beauty, dan The Body Shop tidak hanya menjual produk, tetapi juga gaya hidup serta filosofi. Konsumen merek-merek ini akan lebih terpikat dengan iklan yang kaya akan konten menarik dan menyentuh emosi positif mereka.

Strategi Content Marketing

Pemasaran berbasis konten bisa dilakukan siapa saja, mulai dari pebisnis kecil hingga perusahaan besar. Akan tetapi, semua yang ingin sukses melakukannya harus memiliki strategi khusus. Inilah langkah-langkah strategi content marketing untuk hasil jangka panjang.

Temukan Tujuan Utama

Sebelum merancang strategi, tentukan dulu tujuan pemasaran Anda. Apakah Anda meluncurkan produk baru dan ingin membuatnya lebih terkenal? Ingin meningkatkan penjualan? Menjaga loyalitas konsumen setia terhadap produk Anda? Mungkin menarik klien potensial? Tujuan pemasaran akan menentukan isi dan gaya komunikasi konten.

Tentukan Indikator Kesuksesan

Indikator kesuksesan akan menjadi bahan evaluasi ketika Anda meluncurkan kampanye pemasaran. Misalnya, jika tujuannya adalah mempromosikan produk baru, indikatornya berupa peningkatan jumlah kunjungan, bertambahnya pengikut media sosial, dan permintaan berlangganan yang lebih banyak. Untuk engagement, indikatornya berupa jumlah komentar, like, share, dan retweet.

Merancang Jenis Konten

Anda tidak perlu mengadopsi semua tipe konten untuk memasarkan secara efektif. Pilih jenis yang paling tepat dengan memperhitungkan hal-hal seperti kebutuhan konsumen, demografi, tantangan yang mereka hadapi, hingga alasan mengapa produk Anda dibutuhkan.

Pilih Kanal untuk Beriklan

Pastikan memilih kanal yang tepat untuk menyiarkan konten Anda. Jenis kanal iklan juga bisa disesuaikan dengan target pasar. Misalnya, konten video pendek yang lucu bisa ditayangkan di Instagram, tetapi video berdurasi panjang sebaiknya ditempatkan di kanal YouTube.

Siapkan Anggaran Pembuatan Konten

Ada beberapa pertanyaan penting yang harus Anda jawab sebelum menyiapkan anggaran untuk konten. Apakah Anda harus membeli perlengkapan khusus untuk membuatnya? Apakah Anda harus bekerja sama dengan orang lain seperti ilustrator, desainer, dan sebagainya? Berapa yang harus Anda bayar untuk menyewa tempat beriklan? Pastikan Anda memiliki perhitungan untuk semua pertanyaan ini sebelum memutuskan.

Buat dan Bagikan Konten

Membuat dan membagikan konten cukup mudah jika Anda sudah merencanakannya sejak awal. Akan tetapi, jika Anda merencanakan periode khusus untuk mengunggah materi iklan secara rutin, pastikan menandainya sebagai pengingat. Gunakan aplikasi kalender untuk mengingatkan Anda secara teratur agar bisa segera membuat konten.

Evaluasi Hasil

Akhirnya, lakukan evaluasi terhadap hasil pemasaran konten dengan menggunakan tujuan utama dan indikator kesuksesan yang telah dijelaskan. Jika ada yang tidak sesuai ekspektasi, Anda bisa menggunakan indikator kesuksesan dan perincian lain untuk memperbaiki metodenya.

Ingin lebih serius dalam mengevaluasi hasil pemasaran? Anda bisa mencari perangkat marketing data analytic untuk membaca data dengan lebih lengkap.

Cara Memilih Jasa Content Marketing Berkualitas

Menggunakan jasa content marketing berkualitas adalah solusi pemasaran yang lebih praktis. Anda bisa fokus pada aspek bisnis dan membiarkan layanan ini mengerjakan segalanya. Akan tetapi, bagaimana Anda bisa menemukan yang terbaik di antara ratusan jasa serupa?

Gunakan panduan ini dalam memilih jasa penyedia content marketing bermutu.

Periksa Kualitas Konten Mereka

Jasa penyedia pemasaran berbasis konten tentu harus memiliki konten berkualitas. Anda bisa pergi ke situs resmi dan semua halaman media sosial resmi mereka. Lihat kualitas materi yang mereka jadikan iklan perusahaan atau alat promosi. Waspadalah dengan jumlah postingan yang relatif jarang serta kualitas penulisan yang kurang profesional.

Periksa Testimonial

Ketika mencari testimonial untuk perusahaan yang baru Anda lihat, jangan cari testimoni penuh pujian di situs resmi mereka. Periksa situs-situs bertema serupa dan cari berapa banyak yang menyebut nama perusahaan tersebut serta memuat opini jujur tentangnya.

Jelajahi Kinerja Profesionalnya

Cari nama perusahaan tersebut di media sosial, terutama LinkedIn. Lihat rekam jejak profesionalnya dengan melihat konten serta para pengikutnya. Temukan nama-nama perusahaan atau klien yang telah menggunakan jasanya dan lihat komentar mereka.

Jelajahi Pemahaman Mereka tentang Pemasaran Konten

Pemasaran berbasis konten adalah sesuatu yang membutuhkan banyak pemahaman terhadap bidang ini. Pastikan calon perusahaan yang hendak Anda rekrut memahami bidang mereka. Perhatikan beragam materi yang mereka buat atau bagikan. Apakah mereka ditulis dengan baik? Sesuaikah perspektif material tersebut dengan Anda? Tahun berapa material itu dirilis?

Penutup

Walau dunia pemasaran memiliki banyak tipe promosi, pemasaran berbasis konten masih memegang posisi kuat. Selain menangkap emosi dari pembaca, pemasaran konten juga bermanfaat untuk memperkenalkan produk baru, menjaga loyalitas pelanggan, hingga meningkatkan lalu-lintas pengunjung. Gunakan panduan sederhana ini untuk menentukan metode content marketing terbaik untuk usaha Anda.

Related Post